BREAKING NEWS

Waktu dan Cara Minum Kopi yang Tepat Menurut Ilmuwan

Bagi banyak orang, kopi telah menjadi bagian dari rutinitas harian, mulai dari teman bekerja hingga pengusir kantuk saat beraktivitas. Namun di balik popularitasnya, para ilmuwan menilai cara mengonsumsi kopi turut menentukan apakah minuman ini memberi manfaat atau justru berdampak kurang baik bagi kesehatan.

Sejumlah penelitian dari Harvard University menyebut konsumsi kopi dalam jumlah moderat berkaitan dengan penurunan risiko beberapa penyakit metabolik dan gangguan saraf. Seduhan berkafein ini diketahui mengandung antioksidan serta senyawa aktif yang dapat membantu meningkatkan fokus, menjaga metabolisme tubuh, hingga menurunkan risiko Type 2 Diabetes dan Parkinson's Disease pada sejumlah penelitian observasional.

Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti kopi bisa dikonsumsi tanpa batas. Para ahli kesehatan menyarankan asupan kafein tetap berada dalam batas wajar, yakni sekitar 200 hingga 400 miligram per hari atau setara 2 sampai 4 cangkir kopi bagi orang dewasa sehat. Konsumsi berlebihan justru dapat memicu jantung berdebar, gangguan tidur, kecemasan, hingga meningkatnya produksi asam lambung.

Selain jumlah konsumsi, waktu minum kopi juga menjadi perhatian penting. Banyak pakar menyarankan agar kopi tidak langsung diminum sesaat setelah bangun tidur. Pada pagi hari, tubuh secara alami menghasilkan hormon kortisol yang membantu seseorang tetap terjaga. Karena itu, sebagian peneliti menilai konsumsi kafein terlalu dini dapat mengganggu ritme alami tubuh.

Waktu yang dianggap lebih ideal untuk menikmati kopi biasanya berada pada rentang pukul 09.00 hingga menjelang siang. Sementara pada malam hari, konsumsi minuman berkafein sebaiknya dibatasi karena efek kafein dapat bertahan selama beberapa jam dan berpotensi mengganggu kualitas tidur.

Dalam berbagai penelitian kesehatan, kopi hitam tanpa tambahan gula berlebihan dinilai menjadi pilihan yang lebih baik. Sebaliknya, penggunaan terlalu banyak gula, sirup, maupun krimer dapat meningkatkan risiko obesitas dan gangguan metabolisme apabila dikonsumsi terus-menerus.

Bagi sebagian orang yang memiliki masalah lambung, minum kopi saat perut kosong juga dapat memicu rasa tidak nyaman. Karena itu, konsumsi kopi setelah makan ringan dinilai lebih aman bagi mereka yang sensitif terhadap asam lambung. Para ahli juga menyarankan agar konsumsi kopi tetap diimbangi dengan air putih yang cukup untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Di balik citranya sebagai teman begadang dan pelepas penat, kopi pada dasarnya tetap membutuhkan pola konsumsi yang bijak. Sebab, manfaat minuman ini tidak hanya ditentukan oleh jenis kopi yang diminum, tetapi juga cara, waktu, dan jumlah konsumsinya setiap hari.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar