Pidato di DPR RI, Prabowo Minta Masyarakat Rekam dan Laporkan Aparat Tidak Beres
Presiden Prabowo Subianto melontarkan pesan tegas kepada aparat negara saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026). Dalam agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri harus berpihak kepada rakyat serta menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah perhatian publik terhadap isu integritas aparat, transparansi pelayanan, serta penegakan hukum. Presiden mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan jabatan maupun seragam negara untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Di hadapan anggota DPR RI, Prabowo menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan institusi yang lahir untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat.
"TNI dan Polri milik rakyat, harus berjuang untuk rakyat. Kalau ada aparat yang tidak beres, saya minta videonya, laporkan langsung kepada saya," ujar Prabowo.
Selain menyoroti peran aparat, Presiden juga mengajak masyarakat memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap berbagai pelanggaran yang terjadi di lapangan. Menurutnya, masyarakat saat ini memiliki akses yang lebih luas untuk ikut mengawasi pelayanan publik maupun jalannya penegakan hukum.
"Rakyat kita sudah tidak bodoh lagi, rakyat kita sudah pintar, sudah punya gadget semua," katanya.
Melalui pernyataan tersebut, Presiden menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan publik sekaligus mengingatkan bahwa aparat negara memiliki tanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
