Kisah Haru di Surabaya: Ibu 4 Anak Terpaksa Hentikan Sekolah, Abah Malik Turun Tangan
![]() |
| Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik |
SURABAYA, ujungpublik.com – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Malik. Politisi yang akrab disapa Abah Malik itu menjenguk seorang ibu di Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, yang berjuang membesarkan empat anaknya seorang diri setelah ditinggal wafat suami.
Di balik rumah sederhana di wilayah Surabaya itu, tersimpan kisah pilu tentang ketahanan hidup. Di tengah keterbatasan ekonomi, beberapa anaknya terpaksa berhenti sekolah karena tidak mampu membiayai kebutuhan pendidikan.
Anak Terpaksa Putus Sekolah
Kondisi ekonomi keluarga yang belum stabil membuat kebutuhan dasar, termasuk pendidikan, sulit terpenuhi. Hingga saat ini, keluarga tersebut juga disebut belum sepenuhnya mendapatkan bantuan sosial yang dibutuhkan.
Situasi ini menjadi potret nyata masih adanya warga rentan yang belum terjangkau optimal oleh sistem perlindungan sosial.
Abah Malik Soroti Peran Aparatur Wilayah
Dalam kunjungannya, Abdul Malik menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah hingga tingkat paling bawah. Ia menilai aparatur wilayah, mulai dari kelurahan hingga kecamatan, perlu lebih peka dan responsif terhadap kondisi warga.
“Harapannya, setiap warga yang membutuhkan bisa segera terdata dan mendapatkan perhatian,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, peran pemerintah kota dimulai dari tingkat paling dekat dengan masyarakat, sehingga pendataan dan respons cepat menjadi kunci.
Dorong Perbaikan Sistem Pendataan Sosial
Legislator dari PDI Perjuangan ini menilai kondisi serupa sebenarnya bisa diminimalisir jika sistem pendataan sosial berjalan optimal.
Ia menekankan bahwa aparatur wilayah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan.
Bantu Pendidikan dan Modal Usaha
Tak hanya menyampaikan keprihatinan, Abah Malik juga mengambil langkah konkret. Ia membantu menjembatani agar anak-anak tersebut bisa kembali mendapatkan akses pendidikan.
Selain itu, ia turut meringankan beban ekonomi keluarga dengan memberikan dukungan modal usaha secara pribadi.
Dorong Akses Bantuan Sosial
Abah Malik juga berkomitmen mengupayakan agar keluarga tersebut segera terfasilitasi dalam program bantuan sosial pemerintah.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan, sehingga tidak ada warga yang merasa sendiri,” tegasnya.
