Kecelakaan Beruntun di Jalur Kertek Wonosobo, Diduga Truk Rem Blong, Dua Orang Tewas
![]() |
| Relawan BPBD, Kepolisian, Serta Warga Evakuasi Bangkai truk |
WONOSOBO, ujungpublik.com | Kecelakaan beruntun terjadi di jalur Kertek, Kabupaten Wonosobo, Rabu (8/4/2026). Sebuah truk dump diduga mengalami rem blong hingga menabrak empat kendaraan di depannya. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan bermula saat truk Hino bernopol B 9584 SYL yang dikemudikan Suparno (50), warga Cakung, Jakarta, melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo. Saat melintasi jalan menurun dan berkelok di kawasan Kertek, sopir diduga kehilangan kendali atas kendaraan.
Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto menjelaskan, truk tersebut oleng ke kanan hingga melebihi marka jalan. Dugaan rem blong diperkuat keterangan saksi yang menyebut kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dalam kondisi kosong usai mengirim material proyek.
Dari arah berlawanan, melaju empat kendaraan secara beriringan, yakni truk dump Canter, truk bak kayu, pikap APV, dan sepeda motor Yamaha Vega. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan beruntun tidak dapat dihindari, hingga menyebabkan kerusakan parah dan material kayu berserakan menutup badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia, yakni Dudung (39), sopir truk bak kayu asal Pangandaran, dan Santoso (37), pengendara sepeda motor warga Kertek. Sementara itu, tiga korban luka, yaitu Suparno (50), Musaji (54), dan Imam Dwi Pangestu (28), masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan masih mendalami penyebab pasti kecelakaan beruntun di jalur Kertek Wonosobo tersebut. Petugas juga mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi rem dan menggunakan gigi rendah saat melintasi jalur rawan kecelakaan.
