BREAKING NEWS

BULOG Malang Gelontorkan 9.600 Liter Minyakita ke Pasar Tradisional Pasuruan

 

Gambar ilustrasi

MALANG, ujungpublik.com |Perum BULOG Cabang Malang kembali menggencarkan distribusi Minyakita ke pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat, sekaligus memastikan harga tetap terkendali.

Pemimpin Cabang BULOG Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, memastikan pasokan Minyakita di wilayah Kota Pasuruan masih aman dan akan terus diperkuat melalui tambahan distribusi.

Bulog Tambah Pasokan Minyakita di Pasar Tradisional

Nurjuliansyah menyampaikan bahwa BULOG terus melakukan upaya penguatan distribusi agar masyarakat tetap dapat memperoleh Minyakita sesuai ketentuan, terutama saat permintaan meningkat.

Menurutnya, langkah penambahan pasokan merupakan bentuk antisipasi agar tidak terjadi kekosongan di tingkat pengecer.

9.600 Liter Minyakita Digelontorkan ke Kota Pasuruan

BULOG Malang kembali menggelontorkan Minyakita sebanyak 9.600 liter atau setara 800 karton ke Kota Pasuruan.

“BULOG kembali menggelontorkan 9.600 liter Minyakita ke wilayah tersebut guna memperkuat distribusi dan menjaga ketersediaan di tengah lonjakan permintaan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Distribusi Difokuskan ke Pasar dengan Perputaran Tinggi

Ia menjelaskan, distribusi Minyakita difokuskan ke titik-titik yang memiliki tingkat perputaran tinggi agar pasokan di tingkat pengecer tetap stabil dan merata.

Langkah ini diharapkan mampu mencegah terjadinya antrean panjang serta meminimalkan potensi kenaikan harga di pasaran.

Pasar Besar hingga Kebonagung Jadi Sasaran Penyaluran

Dalam penyaluran terbaru, BULOG menyalurkan Minyakita ke sejumlah pasar utama di Kota Pasuruan.

“Untuk memperkuat pasokan di Pasuruan, hari ini kami kembali menggelontorkan 800 karton atau setara 9.600 liter Minyakita ke pasar di Kota Pasuruan, seperti Pasar Besar, Pasar Karangketug, Pasar Gadingrejo, dan Pasar Kebonagung,” katanya.

Total Distribusi Minyakita di Kota Pasuruan Capai 70.056 Liter

Nurjuliansyah menyebut hingga saat ini, total distribusi Minyakita di Kota Pasuruan telah mencapai 70.056 liter.

Angka tersebut merupakan akumulasi penyaluran dari berbagai jalur distribusi yang selama ini dilakukan BULOG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penyaluran Dilakukan Lewat Berbagai Kanal Distribusi

Ia memaparkan penyaluran Minyakita dilakukan melalui beberapa kanal, di antaranya:

• Pasar SP2KP: 13.404 liter

• Toko/agen: 29.748 liter

• Ritel modern: 12.000 liter

• KDKMP: 3.000 liter

• RPK: 11.904 liter

“Pola distribusi tersebut menunjukkan upaya pemerataan pasokan melalui jalur tradisional maupun modern,” jelasnya.

Bulog Pastikan Stok Minyakita Masih Aman

BULOG memastikan stok Minyakita masih dalam kondisi aman. Meski permintaan tinggi, BULOG mengklaim memiliki cadangan yang siap didistribusikan sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

Malang Raya dan Pasuruan Raya Sudah Salurkan 726.506 Liter

Sebagai bagian wilayah kerja BULOG Malang, total penyaluran Minyakita di Malang Raya dan Pasuruan Raya telah mencapai 726.506 liter.

Adapun wilayah penerima terbesar adalah:

• Kota Malang: 314.971 liter

• Kabupaten Malang: 157.183 liter

• Kabupaten Pasuruan: 139.308 liter

• Kota Pasuruan: 70.056 liter

• Kota Batu: 44.988 liter

Bulog: Kelangkaan Dipicu Lonjakan Permintaan dan Distribusi Belum Merata

Nurjuliansyah mengakui, jika masih ditemukan keterbatasan Minyakita di lapangan, hal tersebut lebih disebabkan tingginya permintaan dalam waktu bersamaan, serta distribusi di tingkat pengecer yang belum merata.

“Jika di lapangan masih ditemukan keterbatasan, hal itu lebih dipengaruhi tingginya permintaan dalam waktu bersamaan serta distribusi di tingkat pengecer yang belum merata,” ujarnya.

Bulog Imbau Masyarakat Belanja Sesuai Kebutuhan

BULOG juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Hal tersebut penting untuk menjaga pemerataan distribusi dan memastikan stok tetap tersedia bagi semua warga.

BULOG mencatat saat ini masih memiliki cadangan stok yang siap disalurkan, yakni 18.780 liter kemasan 1 liter dan 1.800 liter kemasan 2 liter.

“Kami pastikan stok tersedia dan distribusi terus kami perkuat agar masyarakat bisa memperoleh Minyakita sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Pedagang Diminta Patuh HET Rp15.700 per Liter

Selain penguatan distribusi, BULOG juga menegaskan agar para pedagang menjual Minyakita sesuai aturan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Bagi para pedagang, kami juga menegaskan agar menjual Minyakita sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter,” tegasnya.

Bulog Koordinasi dengan Satgas Pangan untuk Awasi Harga

Untuk memastikan harga di tingkat konsumen tetap terkendali, BULOG juga terus berkoordinasi dengan Tim Satgas Pangan.

Jika ditemukan adanya pelanggaran harga atau penjualan di atas ketentuan, Nurjuliansyah menegaskan akan ada tindakan tegas dari Satgas Pangan.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar