Karomah KH Mahrus Aly yang Legendaris, Selamat dari Musibah Pesawat karena Firasat
![]() |
| KH Mahrus Aly Lirboyo Kediri |
Kisah karomah KH Mahrus Aly Lirboyo hingga kini masih menjadi bagian dari cerita yang hidup di kalangan santri dan alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Salah satu kisah yang paling sering diceritakan adalah pengalaman spiritual KH Mahrus Aly saat hendak melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang.
Dalam berbagai riwayat yang beredar di lingkungan pesantren, KH Mahrus Aly dikisahkan mendadak mencium aroma menyengat menyerupai bau bangkai sesaat setelah berada di dalam kabin pesawat. Aroma tersebut begitu kuat hingga menimbulkan perasaan tidak nyaman. Namun, para penumpang maupun kru pesawat tampak tidak merasakan hal yang sama.
Kisah kasyaf KH Mahrus Aly tersebut kemudian diyakini oleh banyak santri sebagai bentuk ketajaman batin yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yang saleh. Dalam tradisi tasawuf, kemampuan menangkap isyarat yang tidak dapat dijangkau pancaindra biasa dikenal dengan istilah kasyaf.
Menurut cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi, firasat yang dirasakan KH Mahrus Aly membuat beliau memutuskan untuk tidak melanjutkan penerbangan. Sang kiai disebut memilih turun dari pesawat sebelum pesawat lepas landas meski keputusan tersebut sempat menimbulkan tanda tanya bagi orang-orang di sekitarnya.
Dalam kisah yang berkembang di kalangan santri Lirboyo, keputusan tersebut kemudian diyakini berkaitan dengan musibah yang menimpa pesawat itu setelah mengudara. Cerita inilah yang membuat karomah KH Mahrus Aly semakin dikenal dan terus diceritakan hingga saat ini.
Bagi masyarakat pesantren, kisah karomah KH Mahrus Aly bukan semata-mata cerita tentang kejadian luar biasa, melainkan pelajaran mengenai kedekatan seorang ulama dengan Allah SWT. Ketajaman firasat yang dimiliki para wali dan ulama saleh diyakini lahir dari perjalanan panjang dalam menuntut ilmu, menjaga akhlak, memperbanyak ibadah, serta mengabdikan hidup untuk umat.
Hingga kini, kisah KH Mahrus Aly mencium bau bangkai di pesawat masih sering disampaikan dalam berbagai pengajian, majelis taklim, dan forum alumni Pondok Pesantren Lirboyo. Bagi banyak santri, cerita tersebut menjadi pengingat bahwa di balik kemajuan teknologi dan kemampuan manusia, terdapat kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas serta perlindungan-Nya kepada hamba-hamba yang dicintai-Nya.
